Rabu, 09 September 2026

Kinerja Panpilkades Jejalen Jaya Menuai Apresiasi Para Kandidat, Panitia Pilkades Hadirkan "Dua Jagoan Tangguh Pilih Tanding Desa Jejalen Jaya"


KABUPATEN BEKASI, TARUMANAGARA NEWSDesa Jejalen Jaya menggelar acara penetapan Calon Kepala Desa (Cakades) dan penetapan nomor urut Calon Kepala Desa di Aula Desa Jejalen Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada (9/9/2026) pagi.

Acara yang dihadiri oleh Tim Panitia Pilkades,  pihak Kecamatan Tambun Utara, pihak Desa Jejalen Jaya, Ketua BPD beserta anggota, para kandidat Calon Kepala Desa beserta tim sukses dan keluarga serta para pendukung, Karang Taruna, Babinsa dan Bimaspol.

Acara berjalan tertib dan kondusif yang dimulai dari penyampaian awal pihak panitia yang menetapkan para Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) menjadi Calon Kepala Desa (Cakades) Jejalen Jaya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penyampaian dari pihak Kecamatan Tambun Utara, pihak Desa Jejalen Jaya, Ketua BPD Jejalen Jaya serta para kandidat Calon Kepala Desa (Cakades). Dimana kemudian dilanjutkan dengan penetapan nomor urut para Calon Kepala Desa berdasarkan hasil dari pengundian.

Didapati nomor urut satu diraih Cakades Mikaja O'an sedangkan nomor urut dua diraih oleh Cakades Kumpul Zebra.

Dalam kegiatan tersebut pihak Panitia Pilkades membatasi para tamu undangan untuk masuk kedalam aula Desa Jejalen Jaya,  baik dari para Bakal Calon Kepala Desa maupun undangan lainnya.Sehubungan dengan luas ruangan yang terbatas serta tertibnya kegiatan. 

Kegiatan acara tersebut di diakhiri dengan swafoto bersama para kandidat dengan para panitia Pilkades, BPD Jejalen Jaya serta pihak Desa Jejalen Jaya dan pihak Kecamatan Tambun Utara serta lainnya.
 
Dalam keterangannya Ketua Panitia Pilkades Jejalen Jaya mengutarakan bahwa, penetapan nomor urut para Calon Kepala Desa berjalan dengan lancar.

"Ini Alhamdulillah penetapan nomor urut para calon berjalan lancar, ini tidak lepas dari para calon yang mendaftar dua,  ada dua kandidat ada pak Mikaja dan pak Kumpul yang sama-sama pernah menjadi Kepala Desa, Alhamdulillah pengambilan nomor urut tadi berjalan lancar tidak ada kendala.. ya tentunya mekanisme secara umum lah, pengambilan nomor tentunya ada undian-undian bahwa siapa yang mengambil pertama. Dan semuanya dari hasil tadi dapat diketahui bahwa, yang dapat nomor urut satu adalah Pak Mikaja mantan Kepala Desa kita dan nomor dua adalah Pak Kumpul Kepala Desa Incumbent yang mencalonkan kembali, karena beliau juga semuanya berjalan dengan lancar. Dan sejauh ini semuanya berjalan lancar," ujar Mochamad Ichwani usai acara digelar pada Awak Media.

Ia juga berharap kepada para calon agar memberikan himbauan kepada para pendukung dàn simpatisannya untuk dapat menciptakan kondusifitas agar berkampanye dengan tertib dan aman.

Raih Nomor Urut Satu, Harus Nomor Satu

Sementara Calon Kepala Desa (Cakades) bernomor urut satu bersyukur dan bangga dengan kinerja Panitia Pilkades pada kegiatan Penetapan Calon Kades dan Penetapan Nomor Urut Calon Kades.

"Alhamdulillah saya terkesan karena netralitasnya ada, jadi tidak ada hal  lain yang mengganggu, " ucap Cakades Mikaja O'an saat dikonfirmasi Awak Media di kediamannya.

Terkait nomor urut yang didapat dari hasil pengundian,  Dirinya justru merasa diuntungkan dengan nompr urut saru yang didapatnya. 
"Kemenangan.. kemenangan harus nomor satu.. jadi nomor itu yang  ditunggu, " katanya.

Ia juga menghimbau kepada para tim sukses, pendukung, simpatisan, relawan serta masyarakat umum agar tetap menjaga kondusifitas .Adapun mengenai seratus hari pertama bila terpilih Cakades Mikaja akan melakukan pembenahan pada setiap sektor.

"Yang utama pembenahan, karena masih ada sisa anggaran yang sudah dijadwalkan dan kita belum bisa menentukan karena sudah dirancang oleh Kepemerintahan kemaren. Untuk tahun berikutnya kita prioritaskan pada Kesehatan, Pendidikan serta Keadilan merata bagi masyarakat Jejalen Jaya. Kesehatan targetnya Puskesmas, karena jauh di Karang Satria, nanti bagaimana dapetnya dari Pemerintah Daerah apakah Puskesmas atau Pustu.. berikutnya juga akan ada peningkatan, " bebernya.

Ditanyakan apakah optimis dalam menghadapi pertarungan Pilkades Jejalen Jaya? 

"Optimis, " jawabnya singkat dan tegas.

Raih Nomor Urut Dua Menjadi Harapan, Merujuk 2018
 
Sedangkan Calon Kepala Desa bernomor urut dua, Kumpul Zebra mengemukakan terkait dengan kegiatan penetapan Calon Kades dan Penetapan Nomor Urut oleh Panitia Pilkades Jejalen Jaya.

"Yang pertama hari ini saya ucapkan kepada Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Kepala Desa dengan tahapan-tahapan yang sudah dijalankan dari mulai pendaftaran dari tanggal 28 yang ditutupnya pada 6 Agustus 2026. Pada hari ini alhamdulilah sudah sampai di pengambilan nomer, " ujar Incumbent, Kumpul saat dikonfirmasi Awak Media dikediamannya.
 
Lanjutnya, " Yang kedua ucapan terima kasih kepada keluarga saya pertama, Tim-tim pemenangan saya yang alhamdulilah pada hari ini bisa mengawal saya, menghantarkan saya untuk pengambilan nomor urut, " sambung laki-laki yang akrab di sapa Zebra itu.

Terkait mengenai nomor urut yang didapat dan telah ditetapkan oleh Panitia Pilkades dari hasil pengundian.
 
"Alhamdulillah pada hari ini saya dapat nomor dua, memang yang di harapkan buat terutama temen-temen saya, pendukung-pendukung saya, memang mereka ini "Rasanya mudah-mudahan dapet nomor dua lagi", ya alhamdulillah pada hari ini saya dapet nomor dua. Tahun 2018 kemaren saya dapet nomor dua.. ada empat kandidat dan tahun ini saya dapet nomor dua lagi, jadi ada rasa optimis saya untuk melanjutkan, " ungkapnya. 

"Mudah-mudahan pada tanggal 20 besok.. masih ada milik saya lagi,  bagian saya lagi dan saya bisa memenangkan kembali di periode tahun ini, " tandasnya.

Terkait 100 hari pertama apabila kandidat nomor dua terpilih menjadi Kepala Desa Jejalen Jaya.

"Yang pertama masih ada pekerjaan rumah yang sifatnya terutama sarana olah-raga yang sangat dibutuhkan masyarakat, pos yandu - pos yandu karena warga saya ini kebanyakan perumahan bahkan balitanya paling banyak di Rw 13, disitu baru ada satu pos yandu, " terangnya.

Lanjutnya, "Ya kedepan seratus hari saya bekerja di 2027 ini,  saya anggarkan paling utama untuk kesehatan dan memperjuangkan Puskesmas juga yang sudah agak lama dan sudah disiapkan anggarannya pada 2025. Cuma kendalanya di fasos- fasum belon diserah terimakan ke Pemda. Jadi itu target saya terutama, " pungkas Cakades Jejalen Jaya, Kumpul Zebra.

Diketahui bahwa, kedua kandidat Calon Kepala Desa Jejalen Jaya adalah putra terbaik Desa Jejalen Jaya yang memiliki rekam jejak politik, dan sepak terjang serta kepiawaian dalam berpolitik yang hampir serupa. Dimana keduanya pernah menjabat sebagai Kepala Desa dan Satunya Petahana, keduanya orang baik yang memiliki keinginan yang sama untuk memajukan Desa Jejalen Jaya dan melayani kebutuhan masyarakatnya. Terkait pilihan suara kembali kepada para pemilih masing-masing dan Panitia Pilkades telah mempersiapkan secara profesional dengan menghadirkan "Dua Jagoan Tangguh Pilih Tanding Desa Jejalen Jaya" untuk masyarakat pilih.



Selasa, 08 September 2026

Dianggap Hanya Bisa Plagiat Dan Copypaste Berita Tanpa Izin, APJI Sebut sergapreborn.id Media Kelas Kacang Asin


JAKARTA, TARUMANAGARA NEWS - Tak terima dengan prilaku media  sergapreborn.id yang dinilai telah melakukan Plagiat (Plagiarisme) Copy paste  tanpa izin secara menyeluruh pemberitaan Pilkades untuk wilayah Kabupaten Bekasi dari publikasi media pelitarakyat.online dan tarumanagaranews.online menuai berbagai kecaman keras dari berbagai pihak, baik pihak redaksi maupun organisasi pers, (8/9/2026).

Pasalnya saat penayangan berita berjudul "Desa Tambun Gelar Pendaftaran Bacakades ke Lima, Ja'ut Sarja Winata Tantang Periksa Dokumen Bagi Lawan Politik Tak Puas" oleh media pelitarakyat.online dan "Tampil Kedua Kalinya, Kumpul Zebra Daftar Bacakades Siap Tanding Pilkades 2026, Target Benahi PR Dan Buat Jejalen Jaya Semakin Maju Berkembang" oleh tarumanagaranews.online muncul kemudian diketahui melalui goggle ada pemberitaan yang berjudul sama dengan foto yang sama namun ditayangkan oleh media sergapreborn.id tanpa ada komunikasi kepada pihak media terkait, alih-alih justru ditambahkan penulis berita adalah Udin ( Udin Sirajudin) Kabiro Kab/Kota Bekasi.Sehingga menimbulkan tanda tanya besar bagi pihak yang dirugikan.

Media sergapreborn.id yang berada  dibawah naungan PT.MEDIA SERGAP REBORN NUSANTARA (Nomor : AHU-014266.AH.01.30.Tahun 2024) dengan beralamat Redaksi Pusat di Jl. Kihajar Dewantoro, Nurul Huda III No. 27 Ciputat Tangerang-Banten,/ SPRI – Jln Letjen R.Suprapto Ruko Cempaka Mas Barat Blok C No 7 – Jakarta Pusat. (10640) tersebut dinilai sebagai media yang tidak memiliki kapasitas dan profesionalisme dalam menjaga marwah pers. Dimana hal tersebut telah termaktub dalam UU Pers Th 1999.

Terkait kronologi persoalan Plagiat (Copy paste) tanpa izin yang dilakukan media sergapreborn.id.

Media pelitarakyat.online dan tarumanagaranews.online melalui penanggungjawab pemberitaan Irwan Awaluddin SH menegaskan bahwa, pihaknya telah menghubungi redaksi sergapreborn.id untuk meminta penjelasan terkait hal itu, namun tidak ada itikat baik dari pihak redaksi sergapreborn.id.untuk memberikan penjelasan maupun permohonan maaf.

"Kami berusaha menghubungi redaksi sergapreborn.id untuk minta penjelasan kepada Helmi Purnama SH selaku Pimpinan Umum media sergapreborn.id (Sesuai tertera di Box Redaksi) namun Ia mengatakan bahwa  Pimred media sergapreborn.id akan Ia komunikasikan bersama Udin Kabiro Kab.Bekasi dan dia ada di RS (Rumah Sakit-Red) melalui Whatsapp Call dengan waktu tunggu 1x24 jam. Namun hingga berita ini diturunkan Helmi Purnama SH tidak pernah lagi menjawab Whatsapp Call dan Message dari kami, "ungkap peraih SKW Utama dari UKW Badan nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Pemerintah Republik Indonesia. 

"Pemberitaan yang ditayangkan merupakan hasil kerjasama dan permintaan publikasi dari pihak para nara sumber, panitia pilkades dengan pihak kami, agar ditayangkan 4 (Empat) media diantaranya : harianindonesia.onlinepelitarakyat.online , tarumanagaranews.online dan mediamegapolitan.online yang justru menimbulkan kebingungan dari pihak narasumber dan panitia pilkades. sehingga hal tersebut memunculkan kerugian baik moriil maupun materiil bagi media-media di kami termasuk terkait dengan algoritma digital media ,"tuturnya.

Pihaknya juga akan menindak lanjuti dengan saluran yang ada untuk memberikan edukasi dan efek jera kepada media sergapreborn.id agar mengerti tentang Kode Etik Jurnalis (KEJ) dan UU Pers Th 1999.

" Pihak kita juga akan segera melaporkan ke Dewan Pers terkait prilaku sergapreborn.id yang secara serampangan merusak tatanan aturan yang sudah ditetapkan pada UU Pers Th 1999 yang jelas-jelas memelihara para kru media yang memalukan dan tak beretika, " pungkas kordinator dan penanggungjawab di Sekber Media, Irwan Awaluddin SH.

sergapreborn.id Kategori Media Kelas Kacang- Kacangan

Kecaman keras muncul dari Ketua Umum Asosiasi Profesional Jurnalis Indonesia (APJI) yang menyatakan dengan tegas bahwa, Media yang pelihara wartawan berwatak Plagiat (Copy paste) tanpa izin berjamaah dengan Pimred nya merupakan media kelas kacang-kacangan.
 
Ketum APJI tegaskan, "Media yang berprilaku lebih mengutamakan Plagiat dan Copy paste tanpa izin dalam setiap penulisan berita  terhadap para wartawannya dan disetujui Pemred nya seperti pada media sergapreborn.id tentu menjadi preseden buruk bagi dunia kewartawanan (Jurnalisme). Prilaku tersebut dapat dikategorikan masuk dalam media kelas kacang-kacangan seperti kacang goreng, kacang sukro, kacang asin, kacang rebus dan kacang garing, " tegas D Silalahi, saat dijumpai di ruangannya.(8/9).

Gaya "Kucing Kurap" dan "Kadal Buntung" sergapreborn.id

"Saya menduga media sergapreborn.id dengan tidak menggubris terhadap komplain para pihak yang merasa dirugikan menunjukan bahwa sergapreborn.id telah menggunakan gaya " Kucing Kurap" dan "Kadal Buntung" dalam menghadapi persoalan Plagiat dan Copy paste yang dilakukan wartawan sergapreborn.id dengan memunculkan ketidak profesionalan dan ketidak berintegritas serta ketidak berkapasitas nya sergapreborn.id dalam eksistensinya di dunia jurnalistik, " beber laki-laki yang telah malang melintang dan mengenyam asam, garam serta sambal terasi dunia kewartawanan itu.

APJI Desak Dewan Pers Segera Tindak Tegas sergapreborn.id

"Kami APJI meminta kepada Dewan Pers agar segera mengambil tindakan tegas terhadap media sergapreborn.id yang telah jelas-jelas mencoreng kredibilitas dan integritas serta eksistensi profesi wartawan dan media di Indonesia, " tandas Ketua Umum Asosiasi Profesional Jurnalis Indonesia (APJI), D Silalahi dengan nada tinggi penuh kegeraman disertai sorotan tajam kedua matanya.

Diketahui bersama bahwa Ketentuan dalam Kode Etik Jurnalistik tindakan plagiat atau plagiarisme merupakan pelanggaran berat terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ)

Dalam Pasal Larangan: Dalam Kode Etik Jurnalistik Indonesia (berdasarkan aturan Dewan Pers), secara tegas disebutkan bahwa wartawan Indonesia dilarang melakukan plagiat atau menjiplak karya jurnalistik milik pihak lain.

Merusak Integritas: Pelaku plagiat dianggap tidak memiliki integritas dan profesionalisme sebagai insan pers.

Sanksi: Pelanggaran ini dapat memicu sanksi dari organisasi kewartawanan atau Dewan Pers bagi media maupun jurnalis yang bersangkutan






Jumat, 28 Agustus 2026

Jambore Ranting Tambun Utara 2026 Digelar Kwartir Tamara, Abdul Hamid SH : Hasil Kegiatan Diharapkan Siswa Pramuka Siap Berkarya - Siap Berprestasi


KABUPATEN BEKASITARUMANAGARA NEWS - Kegiatan Jambore Ranting Tambun Utara 2026 diadakan Kwartir Tamara melibatkan seluruh Sekolah SD, SMP dan SMA baik negeri maupun swasta se Kecamatan Tambun Utara di lapangan sepak bola Desa SatriajayaKecamatan Tambun UtaraKabupaten Bekasi, pada 28-30 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab.Bekasi, Ketua Kwarcab Kab.Bekasi, Camat Tambun Utara, Ketua Kwartir Ranting Tambun Utara, Ketua Jambore Ranting Tambun Utara, perwakilan Desa Satriajaya beserta jajarannya, Ketua BPD Satriajaya beserta anggota, para Kepala Sekolah, Karang Taruna, Babinsa, Babinkamtibmas.

Dalam penyampaian pidatonya, Camat Tambun Utara menekankan tentang manfaat serta sikap para siswa terhadap kegiatan tersebut yanh berbeda dengan aktifitas siswa sehari-hari. 

" Ada tiga manfaat yang kalian dapat, yang pertama adalah mempunyai sikap berani, adik-adik biasanya tidurnya di kasur yang empuk, bantal yang empuk , ruangan yang AC sambil tengkurep megang Gadget.. bener gak? (Betuuul sontak para siswa berteriak), sekarang tidurnya sama teman dibawah tenda, dibawah naungan langit yang sangat kelam... biasanya takut kalau diluar rumah, sekarang berani, " ujar H Najmudin. 

"Nah ini adalah salah satu manfaat kita melakukan Perjusami atau Kemah, " sambungnya.

Lanjutnya, " Kalian biasanya ke WC nya bersih, WC nya bagus.. ini terkadang tiga hari gak pernah ke WC, WC nya langka dan kotor. Kalau malem-malem mau pipis harus keluar juga dan inilah mental berani Perjusa, " kata Camat Tamara. 

"Yang kedua adalah adik-adik mempunyai mental disiplin. Kalau camping, kalau Kemah jangan disamakan dengan di rumah.. banyak leha-lehanya, banyak ngasonya, banyak istirahatnya. Kalau kita Perjusami kalian harus disiplin, siap semuanya dari ujung kaki sampai ujung kepala, semua harus sudah siap dan siap di panggil pembina kapanpun harus sudah siap. Itulah sikap disiplin yang diterapkan ketika kita Camping dan berkemah... Siaap adik-adik ? (Siaaap jawab para siswa pramuka serentak berteriak), kalau siap saya tidak mau lapangan ini nanti kotor, itu masih banyak sampah... Pramuka tadi kalau gak salah Cinta Alam dan Kasih Sayang sesama manusia. Inicinta alamnya kurang, " beber Camat.

"Yang ketiga adik-adik, manfaat dari Camping adalah kalian gembira dan ceria, biasanya kalau dikelas diomelin Ibu guru dan Pak guru bener gak? ( Beneeer jawab Siswa Pramuka berteriak), masih ada guru yang galak di sekolah? (Enggaaak jawab siswa), kalau masih ada bilang sama saya, "tegas Camat.

" Tapi kalau Disini yang ada ceria gak? (Ceriaaa jawab siswa), gembira gak? (Gembiraaa jawab siswa lagi). Gembira orang uang jajannya nambah, enggak belajar, main, seneng gak? (Seneeng teriak para siswa). Inilah hikmah kalau kita Perjusami atau kita Camping bareng-bareng seperti ini, " ucapnya. 

Ia juga mendo'a kan bahwa para siswa yang ikut dalam kegiatan tersebut dapat menjadi generasi berikutnya sebagai generasi pemimpin bangsa selanjutnya. 

"Saya mendo'akan generasi sekarang ini yang Camping, generasi yang Perjusami adalah generasi emas selanjutnya.. amien. Dan menjadi para Pemimpin Bangsa selanjutnya, " tutup Camat Tambun Utara, H Najmuddin S.ip, M.Ling, M.tr.Ip.

"Dari Pramuka Kita Bangun Indonesia Hebat"

Dalam kesempatan yang sama Ketua Kordinator dan penanggung jawab Jambore Tamara mewakili Ketua Kwartir Ranting Tamara baru, Isti Butsiwati Susanto Spd. Mpd. mengutarakan bahwa, "Kegiatan Jambore ini dengan mengusung tema "Dari Pramuka Kita Bangun Indonesia Hebat" tersebut bertujuan untuk menanamkan karakter kepada para siswa, kemudian menguatkan rasa persaudaraan diantara para siswa lalu mengembangkan kemandirian siswa dalam beraktifitas. Dengan kemandirian para siswa tentu diharapkan tidak selalu bergantung pada salah satu aspek," terang Abdul Hamid SH memaparkan. 

"Selanjutnya dari hasil kegiatan ini diharapkan juga para siswa dapat meraih prestasi dengan menjadi "Siap Berkarya, Siap Berprestasi serta Siap Mengabdi untuk Negeri", " pungkas Ketua Kordinator dan penanggung jawab kegiatan Jambore Kwartir Ranting Tamara. 

Kegiatan Jambore Kwartir Ranting Tamara berjalan lancar, aman dan kondusif yang dihiasi dengan berbagai macam perlombaan serta edukasi dari para panitia kegiatan kepada para siswa peserta dari berbagai sekolah baik tingkat SD, SMP dan SMA baik Negeri maupun Swasta di seluruh wilayah Kecamatan Tambun Utara. 

Ranting Pramuka Tamara Bangga Pada Kinerja Dan Soliditas Desa Satria Jaya

Ucapan terima kasih dilontarkan oleh Ketua pelaksana Jambore Ranting 2026 kepada Kepala Desa, Babinsa, Bimaspol, Ketua BPD, Ketua RW/RT, Ketua Karang Taruna Desa Satria Jaya. 

"Dengan Ini kami Atas Panitia Penyelenggara Jambore 2026 mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada semua unsur yang terlibat di dalamnya, kami menyadari dan merefleksi semua kegiatan jauh dari kata sempurna namun berjalan dengan Lancar, kondusif, aman dan tertib," ujar Sumardi Mpd dalam Whatsapp Message. 

Lebih dalam lagi Ia mengemukakan bahwa,"Kami belum bisa memenuhi segala hal yang terkait didalamnya serta koordinasi yang baik tahapan ini, namun kami merasa bangga dengan Desa Satria Jaya yang begitu solid dan kompak untuk menjaga semua lapisan dalam kegiatan yang berlangsung selama 3 hari 2 malam, tidak mudah dan tidak gampang dalam persiapan yang cukup singkat ini bisa berjalan dengan lancar dan tidak ada hal yang di khawatirkan. Demikianlah yang dapat kami ucapkan dalam kegiatan Jambore kali ini. Atas perhatian dan kerja samanya kami mengucapkan terima kasih, " tutup Ketua Pelaksana Jambore Ranting 2026, Sumardi Mpd. 




Minggu, 16 Agustus 2026

Carut Marut Pengelolaan, Endang S Nasidi SH Hadir Menjadi Solusi Mengatasi Keresahan Masyarakat Dan Solusi Benahi Kekurangan Desa Tambun


KABUPATEN BEKASI, TARUMANAGARA NEWS - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bekasi 2026 mulai memanas, termasuk di wilayah Tambun seperti Desa Tambun untuk periode 2026–2034 di Kecamatan Tambun SelatanKabupaten Bekasi.Minggu (16/8/2026). 

Proses tersebut telah melalui tahapan pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Tambun yang dipimpin oleh Panitia Pemilihan yang telah dilantik pada Mei 2026, dengan Kepala Panitia Pemilihan Kepala Desa (Kapan Pilkades),R.R. Sukmo Eko Mahkutowati. 

Diketahui bahwa para Bakal calon Kepala Desa (Bacakades)Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, untuk Pilkades serentak 2026 meliputi ; Mayor (Inf) Purn. Enkin, Ahmad Zamroni, Endang S. Nasidi SH, Herdiansyah dan Jaut Sarja Winata.

Tentang mengenai perkembangan Pilkades Tambun berikut keinginan serta harapan dari para Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Tambun. Salah satunya di kemukakan oleh kandidat yang dinilai masyarakat paling menonjol dalam Visi dan Misinya untuk melakukan perubahan tata kelola di Desa Tambun, Endang S Nasidi SH, selaku tokoh muda dimana terpantau marak masyarakat yang menaruh harapan dan keinginan terhadap pencalonan dirinya sebagai Kepala Desa Tambun periode 2026-2034.

"Saya berharap Pilkades nya dapat berjalan dengan baik dan seluruh masyarakat.. ini pesta Demokrasi.. ini pesta rakyat, biar rakyat menikmati ini dengan baik dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas, " ujar Bacakades Tambun.

Terkait mengenai Visi dan Misi yang dibawanya dan yang akan diimplementasikan bila terpilih menjadi Kepala Desa di Desa Tambun.

"Insyaallah tingkat pelayanan masyarakat kita tingkatkan lagi kedepan dan setiap penggunaan Dana Desa itu memang harus benar-benar peruntukannya atas dasar kebutuhan masyarakat dan atas dasar ajuan dari masyarakat, " katanya. 

Lebih lanjut ia juga mengutarakan bahwa, pembangunan Desa tidak hañya sebatas pada pembangunan fisik semata, namun fundamental kebutuhan masyarakat banyak bertumpu pada perekonomian dan bagaimana mengatasi masalah pengangguran yang kian bertambah setiap tahunnya.

"Jadi di Desa itu tidak serta - merta mengutamakan pembangunan fisik. Tapi pembangunan secara ekonominya juga harus berjalan, karena pondasi ekonomi masyarakat juga harus di tingkatkan, dengan cara apa?.. memberikan peluang pekerjaan bagi masyarakat Desa Tambun agar dapat bekerja di perusahaan yang ada di Desa Tambun, " ungkapnya.

"Artinya kedepan insyaallah saya menjadi Kepala Desa. Saya membantu masyarakat untuk dapat bekerja di perusahaan yang ada di Desa Tambun. Caranya bagaimana?, saya akan bersurat kepada semua perusahaan yang ada di Desa Tambun, agar setiap melakukan penerimaan karyawan baru mengutamakan orang-orang Tambun yang belum bekerja diberikan kesempatan, " sambungnya.

Ia juga mengatakan bahwa, Pemerintahan Desa sedah seharusnya berperan aktif di masyarakatnya  tentang Ekonomi, Kesehatan maupun Pendidikan.

"Mengatasi pengangguran adalah salah satu poin utama saya,  karena Desa yang sehat, Desa yang maju yang dapat mengatasi pengangguran. Bila penganggurannya sedikit berarti putaran ekonominya berjalan karena masyarakatnya rata-rata bekerja, " terangnya.

Bacakades Tambun, Endang S Nasidi SH juga berkomitmen bahwa, semua Visi dan Misi yang Ia canangkan akan Ia implementasikan manakala Dirinya terpilih menjadi Kepala Desa di Desa Tambun.

"Jadi menjadi komitmen saya kedepan apabila saya menjadi Kepala Desa. Makanya hari ini saya berharap bersama-sama dengan Visi- Misi yang saya sampaikan mudah-mudahan masyarakat mengerti tujuan baik saya menjadi Kepala Desa kedepan dan agar itu bisa terwujud semua komitmen bisa saya lakukan tentunya saya harus menjadi Kepala Desa terlebih dahulu baru saya bisa menjalankan tugas dan janji-janji saya, " paparnya.

Dikonfirmasi mengenai peran Panitia Pilkades Tambun. Bacakades Tambun Endang S Nasidi SH menekankan bahwa, pihak Panitia Pilkades Tambun agar menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. 

"Khusus Panitia Pilkades Tambun agar menjalankan tahapan yang sudah ditentukan melalui surat edaran Bupati. Agar Pilkades dapat berjalan dengan tertib, aman dan nyaman dan semua komponen Pemerintahan Desa yang memang punya aturan harus netral .. ya harus melaksanakan itu ... ditengah masyarakat tidak muncul isu-isu yang tidak baik tentang keberpihakkan pada salah satu calon, "tuturnya.

" Kita mau Tambun ini Pilkades berjalan damai, baik dengan Panitia yang menjalankan semua tahapan dengan baik agar hasil pemilihan ini di menangkan atau yang terpilih itu benar-benar berkualitas... artinya Panitianya menjalankan dengan baik dengan kualitas yang baik, insyaallah pemimpinnya hadir atas dasar pilihan masyarakat... Pemimpin yang berkualitas, "jelas Endang.

Menjadi Solusi Keresahan Masyarakat Dan Solusi Kekurangan Desa Tambun

"Saya berharap hadirnya saya kembali mencalonkan Kepala Desa menjadi solusi semua keresahan masyarakat, menjadi solusi semua kekurangan yang ada di Desa Tambun, dengan motto saya "Baru, Bersih, Berkomitmen", tandasnya.

Lanjutnya, "Hari ini saya baru siap berjanji tapi insyaallah saya menjadi Kepala Desa..jejak saya di Media Online, Sosial, rekam jejak saya pada saat bertemu dengan masyarakat itu menjadi hal dasar tuntutan masyarakat apabila saya tidak menepati janji saya. Tapi insyaallah semua yang saya sampaikan menjadi sebuah komitmen yang akan saya tepati pada saat saya menjadi Kepala Desa, " pungkas Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades)Tambun Endang S Nasidi SH. 


Senin, 10 Agustus 2026

Pastikan Tak Ada Yang Dirumahkan, Pemerintah Siapkan Tiga Skema untuk Dukung Pembayaran PPPK di Daerah

JAKARTA, TARUMANAGARA NEWS - Pemerintah menyiapkan tiga skema untuk mendukung pemerintah daerah (Pemda) dalam memenuhi pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pembayaran gaji PPPK tetap terpenuhi dan tidak ada pegawai yang dirumahkan. (10/8/2026).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjelaskan, skema pertama yang perlu dilakukan Pemda adalah melakukan efisiensi anggaran. 

Efisiensi tersebut antara lain melalui pengurangan perjalanan dinas, rapat yang tidak diperlukan, serta belanja makanan dan minuman.

Kedua, apabila Pemda memiliki Dana Bagi Hasil (DBH) yang belum dibayarkan atau mengalami kurang bayar oleh pemerintah pusat, dana tersebut akan dibayarkan untuk membantu menutupi belanja pegawai.

Ketiga, apabila efisiensi telah dilakukan tetapi Pemda masih belum mampu memenuhi belanja pegawai, sementara DBH yang diterima tidak tersedia atau relatif kecil, pemerintah pusat akan memberikan tambahan Dana Alokasi Umum (DAU).

"Ini saya kira, kebijakan Presiden yang sangat atensi terhadap permasalahan fiskal di daerah-daerah. Terutama untuk membayar biaya yang wajib untuk dibayarkan yaitu belanja pegawai," kata Mendagri kepada awak media usai Rapat Koordinasi Membahas Lanjutan Status PPPK dan ASN Guru, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Mendagri menjelaskan, persoalan PPPK telah dibahas bersama kementerian terkait, termasuk mengenai status dan pembiayaannya. 

Hal tersebut menjadi perhatian karena sejumlah Pemda menyampaikan adanya potensi keterbatasan anggaran belanja pegawai, khususnya untuk memenuhi pembayaran gaji PPPK.

"Kita sudah exercise beberapa daerah, kami sudah ketemu dengan Menteri PANRB, kemudian juga dengan Menteri Keuangan. Prinsip kita tidak boleh ada opsi pegawai PPPK ini dirumahkan, apalagi menganggur, ya, harus dibayar gajinya," tuturnya.

Pihaknya melanjutkan, berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 198 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Rincian Alokasi dan Penyaluran DAU Tahun 2026, Penyaluran Kurang Bayar DBH sampai dengan Tahun 2024, dan Penyaluran Dana Treasury Deposit Facility pada Tahun 2026.

"Total tambahan atau dukungan Pemerintah Pusat kepada Daerah mencapai Rp18,9 triliun, " ungkap Mendagri. 

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp10 triliun di antaranya merupakan DBH yang dibayarkan kepada Daerah. Sementara itu, lebih dari Rp 8 triliun berasal dari tambahan DAU.

"Nah, dengan adanya tambahan ini, kita semua berharap ini sudah bisa menyelesaikan permasalahan belanja pegawai, baik PPPK maupun paruh waktu juga, itu dibiayai, dibayar oleh Pemda masing-masing," terangnya.

Sementara itu, khusus untuk guru, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, telah diatur pembagian kewenangan penyelenggaraan pendidikan.

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjadi kewenangan kabupaten/kota.

"Adapun Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi kewenangan pemerintah provinsi, sedangkan pendidikan tinggi menjadi kewenangan pemerintah pusat, " kata Tito. 

Khusus terkait tenaga pendidik dan guru, Mendagri menjelaskan, Pemerintah Pusat dapat mengambil langkah untuk menangani persoalan tersebut. Salah satunya dengan mengalihkan status guru menjadi aparatur sipil negara (ASN) pemerintah pusat, yang kemudian dapat ditempatkan di daerah yang mengalami kekurangan guru sehingga distribusi tenaga pendidik lebih merata.

"Nah, ini sedang lakukan exercise. Tadi juga saya menjelaskan ini pasti akan meringankan pemerintah daerah juga, khususnya dalam mengurangi belanja pegawai," tandasnya.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, dan Menteri Agama Nasaruddin Umar.


(Alamsyah) TN


Kamis, 06 Agustus 2026

Tampil Kedua Kalinya, Kumpul Zebra Daftar Bacakades Siap Tanding Pilkades 2026, Target Benahi PR Dan Buat Jejalen Jaya Semakin Maju Berkembang

KABUPATEN BEKASI, TARUMANAGARA NEWS - Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades), Kumpul yang juga sebagai petahana/ Incumbent (Kades Jejalen Jaya) melakukan pendaftaran sekaligus penyerahan berkas pencalonan diiringi oleh keluarga, Tim Sukses serta ratusan pendukung dan simpatisan di Kantor Sekretariat Pilkades, Desa Jejalen Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada (6/8/2026) pagi. 

‎Hadir dalam kegiatan tersebut Bakal Calon Kepala Desa beserta keluarga, Tim Sukses dan para pendukung, Ketua Panitia Pilkades beserta jajaran, Tim Monitoring Kecamatan Tambun Utara, Ketua BPD Jejalen Jaya beserta anggota, perwakilan Desa Jejalen Jaya, Babinkamtibmas dan Babinsa. 

‎Dalam penyampaiannya Ketua Panitia Pilkades, "Insyaallah dengan pernyataan di momen ini tentunya niat baik Balon Kepala Desa agar diberikan kelancaran dan ini tanda diterimanya kami serahkan sebagai bukti bahwa bapak telah datang kepada kami menyerahkan dokumen, " ujar Mochamad Ichwani.

‎Lanjutnya, " Namun demikian, disini juga ada verifikasi dimana kami mohon izin untuk datang konfirmasi ke tempat dimana bapak melegalisir. . nanti kami akan datang kesana (Sekolahan dan lainnya-Red). Mudah-mudahan kesemuanya tidak ada masalah, ini ada waktu sampai 6 September 2026. Sebelum diumumkannya Bakal Calon Kepala Desa menjadi Calon Kepala Desa yang akan ditetapkan pada tanggal 9 September 2026," tutup Ketua Panitia Pilkades 2026-2034.

‎Ia juga menghimbau kepada para pendukung calon maupun masyarakat agar menahan diri dan menjaga persatuan demi kelancaran proses Pilkades Jejalen Jaya dapat berjalan dengan aman, damai dan kondusif. 

‎Target Genapi 35% Kekurangan Dan Jejalen Jaya Semakin Maju Berkembang

‎Dalam kesempatan yang sama Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) , Kumpul memberikan pernyataan terkait pencalonannya kembali. 

‎"Intinya pada hari ini bila nanti terpilih kembali,  kami melanjutkan pembangunan yang ada di Desa Jejalen Jaya yang kurang lebih 35% ditambah infrastruktur yang ada di Perumahan maupun di Kampung, "ungkap pria yang akrab disapa Zebra. 

‎Lebih lanjut Ia juga mengutarakan keinginan dan harapannya bila terpilih kembali agar Desa Jejalen Jaya dibawah kepemimpinannya dapat semakin maju dan berkembang. 

‎"Karena masih banyak PR-PR saya yang sampai hari ini belum terselesaikan, terutama di Perumahan--perumahan, "ucapnya.

‎Terkait mengenai pesannya terhadap pihak Panitia agar transparan serta para pendukungnya agar lebih mengedepankan kondusifitas dalam Pilkades Jejalen Jaya 2026.

‎"Terutama buat Panitia, adanya Pilkades serentak 2026 khususnya di Desa Jejalen Jaya agar transparan, semuanya saya serahkan ke Panitia,  saya sebagai calon semuanya saya serahkan kepada Panitia,  begitu juga kepada masyarakat Jejalen Jaya tentunya. Adanya Pilkades seperti ini harapan saya terutama Jejalen Jaya ini damai, tentram, kondusif, ujar Bacakades berharap. 

‎Ditanyakan tentang perasaannya dengan adanya Pilkades Serentak pada tahun 2026 ini. 

‎"perasaan saya hari ini, saya merasa terharu dan saya sangat gembira... saya sudah bilang sebenernya sama keluarga saya, saudara saya.. saya itu sebenernya maunya daftar berdua cukup, sama istri saya, sama anak-anak saya seperti itu. Tapi terutama keluarga saya ingin mengantarkan juga . . masyarakat saya dari ujung sampai ujung mengantarkan juga, ya mau enggak mau lah seperti itu, " pungkas Bacakades Jejalen Jaya, Kumpul (Zebra) menutup pernyataan disertai Yel-yel kemenangan. 


‎(Iwan Joggie) TN



Jumat, 31 Juli 2026

Desa Dan BPD Lambang Jaya Bersama Dinas Terkait Gelar Pelatihan, Dalam Rangka Tertib Administrasi Dan Pembukuan

KABUPATEN BEKASI, TARUMANAGARA NEWS Desa Lambang Jaya menggelar pelatihan Kelompok Tani (Poktan). Dalam rangka penertiban administrasi/pembukuan pada setiap Kelompok Tani (Poktan), di Aula Desa Lambang JayaKecamatan Tambun SelatanKabupaten Bekasi, pada (31/7/2026) pagi. 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kades  Lambang Jaya, Kimlan Syahroni, Ketua BPD terpilih kembali, Darju Darmawan ST, Pendamping Desa, Agung, Perwakilan Dinas Pertanian Pemkab Bekasi, Endang beserta Jajaran, Ketua Poktan Desa Lambang Jaya beserta anggota, para Kepala Dusun (Kadus), Ketua Rw dan Rt se Desa Lambang Jaya. 
                  
Dalam penyampaiannya Kades Lambang Jaya meñyampaikan. 

"Jadi intinya di Desa Lambang Jaya Pertanian itu manfaatnya Kaleng-kaleng kosong untuk misalnya kita tanem sari atau sawi di Kampung,terkadang orang Lambang Jaya mah ora luguh ngapain begitu mending nibra. Jadi intinya gitu ya jangan jualnya yang penting dimanfaatin disaat kita nyari sampe ludes ge sedapur enak. Jadi tentang ke wilayahan Lambang Jaya itu dari 275 hektar karang barangkali yang sudah menjadi milik Grand Wisata itu hampir 175 h kurang lebih, sisanya ya Lambang Jaya tinggal seratus, " ujar  Kades.

Lanjutnya, " Jadi di wilayah Lambang Jaya itu ada 13 Rw di Klaster- klaster dan 6 Rw di Kampung-kampung. Jadi pengembangan Poktan itu sekarang ini ya memang sangat-sangat sulit.. Barangkali nanti dengan Nara Sumber  tehnis dan pemaparan tentang bertani, bercocok tani karena lahan sempit harus pake apa?, pupuknya apa?, sempretannya apa?.. kan gitu ya?." bebernya. 

Kades meminta agar para Kadus dan yang hadir dalam pelatihan ini agar mengikuti arahan dari Nara Sumber. Dan meminta agar Nara Sumber berikan kemudahan para hadirin untuk memahaminya. 
 
" Tentang pembudidayaan Desa Lambang Jaya yang proyek satu-satunya adalah Grand Wisata. Jadi Kota bukan, Kampung ge bukan, kalau kita masuk ke wilayah Lambang Jaya malu ude kayak Kota. Jadi ude ada Mall, kalau beli makanan uda rupa-rupa.. Sayamah udah ora ngarti dah.. nah begitu masuk ke Kampung ya masih banyak meninjo ," tambahnya. 

Ia berharap dengan hadirnya Nara Sumber dari Dinas Pertanian Pemkab Bekasi beserta jajarannya dapat memberikan penambahan ilmu bagi para peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut. 

Kerjasama UPTD Dengan Bumdes Dinanti

Sesi berikutnya muncul beberapa pertanyaan dari Ketua BPD terpilih kembali terkait tentang hewan ternak unggas.
"Ada beberapa masalah, yang pertama terkait kesehatan ayam, tiba-tiba mati, tau-tau meler apa penyebabnya dan penanggulangannya seperti apa? , " tanya Ketua BPD Lambang Jaya. 

Lanjutnya, " Yang kedua Pakan, disini harga Pakan meningkat dan harga jual telur merosot, nah ini lama-lama bangkrut, secara produksi sufah enggak nyambung, ini dari ternak ayam, " tutur Darju.

Selain hewan unggas Ketua BPD juga menanyajan mengenai cara penanggulangan ternak ikan yang berjamur terutama pada ikan gurame. 
Ia juga berharap agar Tim Nara Sumber dapat bekerjasama dengan Bumdes terkait Pertanian, Peternakan dan lainnya. 

" Terkait kedepannya bisa tidak bekerjasama dengan Bumdes. Jadi kita kan punya ayàm bertelur hanya pekerjanya semua masih tahap belajar bukan senior. Kalau orang belajarkan kesalahannya banyak , "katanya.

" Saya selaku BPD Lambang Jaya berharap kepada UPTD Dinas terkait yang menangani masalah Pertanian, Peternakan dan Perikanan mohon dapat memberikan bantuannya, "pungkas Ketua BPD Lambang Jaya, Darju Darmawan ST. 

Acara di lanjutkan dengan sesi perkenalan Ketua Team dari Dinas terkait, Ibu Endang yang memperkenalkan anggotanya yang terdiri dari berbagai bidang baik Pertanian, Peternakan dan Perikanan. Dimana selanjutnya pra Nara Sumber memberikan pemaparan dan pelatihan serta edukasi kepada pata hadirin yang hadir dalam kegiatan tersebut. Acara berjalan cukup kondusif  yang diakhiri dengan sesi interaksi dengan para Nara Sumber. 




Kinerja Panpilkades Jejalen Jaya Menuai Apresiasi Para Kandidat, Panitia Pilkades Hadirkan "Dua Jagoan Tangguh Pilih Tanding Desa Jejalen Jaya"

KABUPATEN BEKASI , TARUMANAGARA NEWS -  Desa Jejalen Jaya menggelar acara penetapan Calon Kepala Desa (Cakades) dan penetapan nomor urut C...

NASIONAL


DAERAH