Sabtu, 30 Mei 2026

Terpilih Kembali Jadi Anggota BPD Lambang Jaya, Darju Darmawan.ST : Para Anggota BPD Terpilih Pegang Teguh Amanah Dan Wajib Majukan Desa


KABUPATEN BEKASI, TARUMANAGARA NEWS - Desa Lambang Jaya menggelar acara penyampaian laporan hasil pelaksanaan pengisian anggota BPD Desa Lambang Jaja Periode 2026-2034 di Aula Desa Lambang Jaya, Jalan Lambang Jaya No. 2, RT.03/RW.05, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (30/5/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Lambang Jaya, beserta jajaran, Ketua Panitia Penmilihan Anggota BPD Desa Lambang Jaya Periode 2026-2034 beserta staff, mantan Ketua BPD beserta anggota, para Anggota BPD terpilih, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua Karang Taruna beserta anggota, Ketua Rw dan Rt se Desa Lambang Jaya.

Dalam penyampaiannya Ketua Panitia, Dedi Mufrodi menyampaikan rasa Terima kasih atas segala dukungan dari berbagai pihak hingga acara tersebut berjalan lancar dan kondusif.

"Semoga para calon anggota terpilih dapat mengemban amanah sebagai keterwakilan wilayahnya masing-masing dan mampu menyerap aspirasi masyarakat untuk dapat disampaikan melalui forum Musdes, " ucap Dedi Mufrodi.

Sedangkan mantan Ketua BPD periode sebelumnya yang kemudian terpilih kembali menjadi anggota BPD Periode 2026-2034 atas keinginan masyarakat tidak banyak salam menyampaikan pidatonya.

" Saya selaku perwakilan BPD Desa Lambang Jaya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras baik tenaga, pikiran semuanya, waktu apalagi. Karena saya yakin semuanya sibuk, sekali lagi saya mohon maaf bila kemaren kurang kontribusinya kepada panitia dan sekali lagi saya mohon di maafkan," ungkap Darju Darmawan.ST.

Sementara Kepala Desa Lambang Jaya dalam pidatonya menyampaikan ribuan terima kasih kepada Ketua penyisihan BPD beserta Staff sehingga sampai saat ini terciptanya pemilihan calon BPD terpilih serta berharap dapat berlanjut sampai pengukuhan di Kabupaten Bekasi nanti oleh Plt Bupati Bekasi.

"Sebetulnya ini ada wajah lama tapi baru dan ada wajah baru tapi baru, mudah-mudahan beliau dikasih sehat dan umur panjang sehingga sampai nanti dikukuhkan atau di sumpain dari Kabupaten Bekasi atau Plt Bupati Bekasi, Dan selanjutnya selamat bekerja untuk melayani warga Lambang Jaya, jangan setelah Disumpain Kabupaten Bekasi...uda segala kegiatan jadi off gitu, ini kita harus atau wajib melayani masyarakat Lambang Jaya. Intinya kepentingan umum dulu baru kepentingan pribadi," ujar Kimlan Sahroni.

Lanjutnya," Dan sebentar lagi pemilihan Pilkades sekarang sudah memasuki tahapan-tahapan. Jadi dari sekarang kurang lebih tiga atau empat bulan lagi, jadi mudah-mudahan dilambang Jaya nanti siapapun Kepala Desa nya yang memimpin di tahun 2026 sampai 2034 ini harus sama-sama gawe..sama-sama kerja untuk warga wilayah Lambang Jaya," imbuh Kades Lambang Jaya.

Ia juga menegaskan bahwa akan terus bekerja sampai akhir masa jabatannya di 28 September 2025.Dan menghimbau kepada masyarakat agar mengedepankan kondusifitas didalam proses Pilkades 2025-2034.

"Mudah-mudahan saya bisa menyelesaikan pelayanan kepada warga wilayah sampai akhir, pertanyaannya; Kepala Desa dua kali enam tahun ditambah dua tahun berarti 14 tahun, pertanyaannya "Boleh Atau Ora?"untuk melanjutkan..boleh melanjutkan..cuman didukung ora, tentunya pertanyaan ini saya akan melanjutkan...saya akan melanjutkan untuk melayani warga Lambang Jaya itupun kalau bapak- ibu cocok dan saya akan maju," tegas Kades Lambang Jaya.

"Tentunya siapapun nanti yang berkompetisi di Pildes 2026-2034, saya mengajak kepada bapak ibu yang hadir untuk berpesan kepada saudara kita, tetangga kita...jangan sampai kalau ada pemilihan terjadi Clash, yang udah-udah belum bagus kita buat kondusif yang sudah bagus kita lebih kondusifkan," harapnya.

Kades Lambang Jaya kembali menegaskan bahwa dirinya berniat untuk melanjutkan memimpin Desa Lambang Jaya guna kembali melayani masyarakat dengan mengikuti kontestasi Pilkades 2026-2034. Ia juga memberikan ruang kepada masyarakat Desa lambang Jaya untuk mempergunakan hak pilihnya sesuai hati nuraninya tanpa ada batasan.

"Jadi saya atas nama pribadi dalam pemerintahan , saya akan melanjutkan dari 2026 sampai 2034..jujur, jadi saya minta siapapun yang ikut berkompetisi Pilkades di 2026-2034 yang mencalonkan menjadi Kades Lambang Jaya. Saya tidak menutup..silahkan itu hak preoregatif bapak-bapak, Ibu-ibu yang hadir pada saat ini tolong sampaikan kepada saudara maupun tetangga," pungkas Kades Lambang Jaya Kimlan Sahroni.

Acara di lanjutkan dengan swafoto bersama. baik Kades dan Panitia bersama para hadirin maupun bersama para anggota BPD terpilih yang di akhiri dengan ramah-tamah dan bernyanyi solo. acara berjalan lancar dan kondusif serta cukup meriah.

"Ahamdulilah ini adalah penyampaian laporan hasil rekapitulasi penyisihan BPD tahun 2026 sampai 2034 , alhamdulilah pada hari ini di tanggal 30 Mei 2026 ini berjalan dengan lancar tidak ada hal-hal yang kita tidak inginkan, barangkali dari Ketua Penyisihan BPD hasil laporan kita terima dan akan kita lanjutkan ke tingkat Kecamatan dan Kepemerintah Daerah untuk pelantikan anggota BPD terpilih tahun 2026 sampai 2034, mudah-mudahan BPD-BPD yang terpilih bisa melayani warga lambang Jayauntuk melayani masyarakat Lambang Jaya, supaya masyarakat Lambang Jaya Adil dan Makmur," tandas Kepala Desa Lambang Jaya, Kimlan Sahroni, kepada Awak Media usai acara berlangsung.

Mantan Ketua BPD Lambang Jaya yang kembali terpilih atas keinginan warga Desa Lambang Jaya mengutarakan.

"Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Panitia penyisihan beserta Staff serta Pemerintah Desa Lambang Jaya khususnya Kepala Desa dan jajaran yang terlibat dalam kelancaran kegiatan tersebut. Dan untuk para anggota terpilih dari hasil penyisihan anggota BPD agar terus berkontribusi kepada masyarakat Desa Lambang Jaya. Sementara untuk para anggota BPD yang baru terpilih agar teguh dalam memegang amanah yang diemban dari masyarakat serta dapat turut dan harus berkontribusi memajukan wilayah Desa Lambang Jaya agar tercipta masyarakat sejahtera, adil dan makmur," tutup Darju Darmawan.ST kepada Awak Media usai kegiatan berakhir.

Diketahui bahwa, para anggota BPD Lambang Jaya terpilih diantaranya adalah; 1. Darju darmawan, ST, 2. Rosid, 3. Rabu Khaerudin, 4. Dedi Supriadi, 5. Kana, 6. Megayanti, 7. Ghulam Ridho, 8. Martono, 9. Karja Setiawan.




Rabu, 20 Mei 2026

SMSI Lakukan Audensi ke DPP ABPEDNAS di Jakarta Selatan, Guna Membahas Penguatan Sinergi Nasional Dan Tata Kelola Pemerintah Desa


JAKARTA, TARUMANAGARA NEWS – Pengurus Pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) melakukan audiensi dengan Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS) di Kantor Pusat ABPEDNAS, Jalan Gudang Peluru Raya No. 29, Jakarta Selatan, Selasa (20/5/2026) sore. Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi nasional dalam mendukung tata kelola Pemerintahan Desa yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat.

Delegasi SMSI dipimpin langsung Ketua Umum SMSI, Firdaus bersama Sekretaris Jenderal Makali Kumar, Bendahara Iwan Jalaluddin, serta Wakil Ketua Dewan Penasihat Prof. Dr. Taufiqurochman, A.Ks., S.Sos., M.Si. Sementara dari pihak ABPEDNAS hadir Ketua Dewan Pengawas Prof. Dr. Reda Manthovani, Ketua Umum Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU, serta Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana.

Dalam suasana penuh keakraban, Ketua Umum SMSI Firdaus memaparkan perkembangan organisasi SMSI yang berdiri pada 7 Maret 2017 dan kini menjadi salah satu konstituen Dewan Pers. Saat ini, SMSI memiliki 3.181 perusahaan media siber yang tersebar di 35 provinsi serta berbagai Kabupaten dan Kota di Indonesia.

Menurut Firdaus, SMSI juga tercatat sebagai organisasi perusahaan media siber terbesar di dunia versi Museum Rekor Indonesia (MURI) dan Kementerian Pariwisata RI. Karena itu, SMSI siap mengambil peran dalam mendukung penguatan komunikasi publik dan penyebarluasan Informasi Strategis Nasional, termasuk terkait Pembangunan Desa.

“Kami beraudiensi dengan DPP ABPEDNAS untuk bersilaturahmi sekaligus membangun sinergi dan kerja sama dalam mendukung program-program penguatan aspirasi masyarakat serta tata kelola Pemerintahan Desa,” ujar Firdaus.

Ia menambahkan, jaringan kepengurusan SMSI yang tersebar hampir di seluruh daerah di Indonesia menjadi modal penting dalam mendukung publikasi berbagai program ABPEDNAS. Dukungan tersebut, kata dia, akan dijalankan sesuai fungsi pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, baik melalui penyampaian informasi yang objektif, edukasi publik, maupun fungsi kontrol sosial.

“Kami siap mendukung dan berkolaborasi dengan ABPEDNAS di seluruh wilayah Indonesia, termasuk dalam penyebarluasan informasi Pembangunan Desa melalui media-media anggota SMSI di daerah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS Prof. Dr. Reda Manthovani yang juga menjabat Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) menyambut positif kunjungan pengurus pusat SMSI. Menurutnya, ABPEDNAS merupakan organisasi profesi tingkat nasional yang mewadahi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di seluruh Indonesia.

Ia menjelaskan, ABPEDNAS memiliki sejumlah fungsi strategis, antara lain sebagai media komunikasi dan koordinasi antar anggota BPD, penyalur aspirasi masyarakat desa, serta penguatan kapasitas pengawasan terhadap kinerja Kepala Desa sesuai amanat peraturan perundang-undangan.

“ABPEDNAS hadir untuk penguatan Desa. Penguatan Desa merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa. BPD harus menjadi garda terdepan dalam memastikan Pemerintahan Desa berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak kepada rakyat,” ujar Prof. Reda.

Ia juga menegaskan komitmen Kejaksaan dalam mendukung ABPEDNAS menjalankan fungsi pengawasan dan kemitraan secara profesional dan berintegritas.

“Desa yang kuat membutuhkan kelembagaan yang kuat. Kejaksaan dan semua pihak, termasuk SMSI, dapat mendampingi ABPEDNAS agar seluruh proses pengawasan dan kemitraan berjalan profesional serta berintegritas,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal ABPEDNAS Adhitya Yusma Perdana menyatakan pihaknya siap menjalin kerja sama dengan SMSI dalam mendukung berbagai program organisasi, termasuk membangun opini publik yang positif terkait Pembangunan Desa.

Menurutnya, kolaborasi tersebut juga merupakan implementasi hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ABPEDNAS, khususnya dalam penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas BPD, serta memperkuat sinergi nasional bersama Lembaga Pemerintah dan Organisasi Pers.

“Kerja sama dengan SMSI menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan dan membangun gotong royong dalam menjaga desa serta membangun Indonesia,” ujar Adhitya.

Ia juga mengungkapkan bahwa ABPEDNAS telah melaksanakan program kreatif pengawasan Desa melalui lomba film pendek bertema “Jaksa Garda Desa” dengan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah.

Audiensi ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen kedua organisasi untuk menindaklanjuti kerja sama secara konkret dengan melibatkan pengurus daerah masing-masing di seluruh Indonesia. 


(Red) TN

Kamis, 14 Mei 2026

Antusias Warga Membludak, Kegiatan Penetapan Calon Anggota BPD Periode 2026-2034 Digelar Desa Mangun Jaya Berjalan Meriah, Aman Dan Kondusif


KABUPATEN BEKASI, TARUMANAGARA NEWS Desa Mangunjaya menggelar penetapan calon anggota BPD Periode 2026-2034 beserta pengambilan nomor dalam pengisian anggota BPD Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun SelatanKabupaten Bekasi, pada Kamis (14/5/2026).

Acara dihadiri oleh segenap para calon  beserta para pendukung, Kades dan Sekdes Mangunjaya,beserta jajaran, Bimaspol dan Babinsa Desa Mangunjaya, Ketua Karang Taruna Desa Mangun Jaya beserta anggota.Para Ketua RW dan RT se Desa Mangunjaya.

Dalam penyampaian pidatonya Kepala Desa Mangunjaya lebih menekankan pada aspek memajukan Desa bersama dalam memberikan motivasi kepada para kandidat calon BPD Desa Mangunjaya.

"Selamat berjuang..jaga keamanan dan ketertiban selama proses pengisian BPD..Demi kesuksesan kita bersama memajukan Desa Mangunjaya, " ujar Jayadi Said SE penuh semangat. (14/5) di Aula Desa Mangunjaya.

Sementara Kasipem Desa Mangunjaya, Sugiharto memberikan pemaparan tentang regulasi proses pemilihan anggota BPD berikut tata cara pemilihan.

"Agar kepada para calon yang belum tahu menjadi tahu dan tidak gagal paham serta tidak menjadi informasi yang tidak terbuka, " kata pria yang akrab disapa Beton.

Panitia Optimis Tuntaskan Kegiatan Dan Berjalan Lancar

Sedangkan Ketua Panitia Penetapan Calon Anggota BPD periode 2026-2034, Andi Efendi S.Pd mengatakan bahwa, " Mudah-mudahan kami atas nama panitia mengharapkan semua dapat berjalan dengan lancar, sukses dan dapat terpilih orang-orang terbaik di Desa Mangunjaya menjadi wakil daripada masyarakat Mangunjaya, " katanya kepada Awak Media usai acara berlangsung.

Lanjutnya, "Calon semua ada 35 dan yang masuk vervikasi ada 31, empat tidak lolos. Jadi yang ikut berjuang atau ikut bertanding sebanyak 31 calon. Untuk keterwakilan diambil suara tertinggi, untuk laki-laki 2 orang dan 1 untuk perempuan tiap-tiap Dusun. Jadi satu, dua, tiga Dusun.. untuk satu Desa laki-laki ada enam dan perempuan tiga dalam satu Desa Mangunjaya, semua anggota terpilih nanti ada sembilan orang, " terang Ketua Panitia.

Ketua Panitia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar serta pastikan kegiatan tersebut telah sesuai dengan aturan yang ada.

"InsyaAllah semua dapat berjalan dengan baik dan kami selaku panitia optimis dapat menyelesaikannya sampai selesai serta berharap tidak ada kendala. Karena kami menjalankan tugas ini sesuai dengan jalur Permendagri dan Perbup Kabupaten Bekasi dan Skepta juga Perdes Desa Mangunjaya, " tutup Andi Efendi S.Pd.

Acara penetapan calon anggota BPD Periode 2026-2034 berjalan dengan lancar, aman, teratur dan kondusif. Seluruh para pendukung dari masing-masing calon nampak antusias dan penuh semangat dalam mengawal kedatangan maupun kembalinya para kandidat calon BPD ke kediamannya masing-masing, sehingga suasana meriah terasa meliputi kegiatan tersebut dari awal hingga akhir acara.



Senin, 11 Mei 2026

Perbaikan Infrastruktur Tiga Daerah Terdampak, PRR : Konektivitas Dan Logistik Berangsur Normal, Infrastruktur Mayoritas Sudah Berfungsi


JAKARTA, TARUMANAGARA NEWS - Perbaikan infrastruktur di tiga daerah terdampak bencana hidrometeorologi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, terus menunjukkan progres signifikan dalam mempercepat pemulihan konektivitas sosial dan ekonomi masyarakat.(11/5/2026)

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) per 11 Mei 2026, sekitar 94 persen dari total 2.421 ruas jalan daerah yang rusak telah beroperasi secara fungsional. Selain itu, sekitar 67 persen dari 1.181 unit jembatan daerah terdampak juga telah kembali difungsikan.

Sementara itu, jalan dan jembatan nasional yang sempat rusak kini telah 100 persen beroperasi secara fungsional untuk mendukung penyaluran logistik serta kegiatan ekonomi masyarakat.

Juru Bicara Satgas PRR Amran mengatakan perbaikan jalan dan jembatan sudah hampir tuntas. Perbaikan ini juga mencakup pembersihan lumpur yang menutup irigasi serta drainase di sekitar infrastruktur tersebut.

“Kondisi di lapangan sudah menunjukkan progres signifikan dan hampir tuntas. Untuk akses jalan nasional bahkan sudah 100 persen terhubung sejak beberapa bulan lalu. Saat ini tinggal pembersihan drainase yang tertutup lumpur,” kata Amran dalam konferensi pers Satgas PRR di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Amran memastikan perbaikan akan dimaksimalkan hingga tuntas secara permanen. Namun, ia menekankan pembangunan permanen membutuhkan waktu lebih lama agar infrastruktur yang dihasilkan lebih kuat menghadapi risiko bencana di masa depan.

“Jembatan yang sudah terbangun saat ini sebagian merupakan jembatan Bailey dan beberapa jembatan sementara. Untuk jembatan permanen masih berproses. Dari sisi fungsional, hampir seluruh akses sudah dapat digunakan kembali. Namun, untuk memulihkan infrastruktur seperti sebelum bencana terjadi tentu membutuhkan waktu,” ujar Amran.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan percepatan pemulihan infrastruktur merupakan komitmen pemerintah agar aktivitas sosial dan ekonomi warga segera pulih.

“Penanganan infrastruktur pascabencana menjadi prioritas kami agar masyarakat dapat segera kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” kata Menteri PU dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Dody menargetkan seluruh infrastruktur di tiga daerah tersebut segera pulih sepenuhnya dan lebih tangguh menghadapi potensi bencana pada masa mendatang.


(Ikhsan) TN

Kamis, 07 Mei 2026

Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP, Wamendagri Bima : Sekarang Tantangannya Sangat Berbeda


JAKARTA, TARUMANAGARA NEWS – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya sinkronisasi program pemerintah pusat dan pemerintah daerah (Pemda) dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027. Penyelarasan perencanaan dan penganggaran menjadi kunci untuk memastikan program prioritas nasional dapat berjalan efektif hingga ke daerah.

Hal itu disampaikannya saat menjadi pembicara kunci dan memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat (Rakorbangpus) dalam rangka penyusunan RKP Tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Djunaedi Hadisumarto, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, sinkronisasi saat ini memiliki konteks yang sangat krusial dalam perjalanan pembangunan Indonesia. Pasalnya, kepala daerah saat ini menghadapi tantangan yang jauh berbeda dibanding generasi sebelumnya.

"Sekarang tantangannya sangat berbeda," ujarnya.

Bima menyebut, setidaknya terdapat tiga tantangan utama yang dihadapi kepala daerah saat ini. Hal itu meliputi tantangan geopolitik di tingkat global, pengawalan program prioritas di tingkat nasional, serta janji politik dan harapan publik di tingkat lokal.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa hal paling mendasar yang harus dipenuhi adalah pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), serta sosial.

"Nah, dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, ini jelas, kita punya pedoman untuk melakukan sinkronisasi tadi. Kemendagri bersama Kementerian Perencanaan memastikan terjadinya sinkronisasi,” jelasnya.

Ia melanjutkan, apabila enam SPM tersebut belum berjalan optimal, maka sinkronisasi program pusat dan daerah akan sulit diwujudkan. 

Alasannya, seluruh SPM harus masuk dalam dokumen perencanaan, dianggarkan melalui program, serta memiliki target kinerja yang jelas. Karena itu, Kemendagri terus melakukan evaluasi terhadap Pemda yang masih mengalami kendala dalam menjalankan program-program tersebut.

“Mereka kita pastikan, mampu atau enggak untuk [memenuhi] Standar Pelayanan Minimal yang paling minimal tadi. Ini adalah PR kita. Artinya, sebelum kita bicara program prioritas nasional, yang ininya (SPM) bagaimana,” ungkapnya.

Bima juga menegaskan, pelaksanaan program strategis nasional yang baik di daerah dapat menjadi pengungkit kemajuan pembangunan. 

Ia mencontohkan praktik baik yang dilakukan Pemerintah Kota Jambi dalam mengawal berbagai program prioritas nasional sehingga mampu mendukung pembiayaan pembangunan daerah.

“Kebetulan minggu lalu baru kami kunjungi ke sana, Kota Jambi, ini setelah dihitung-hitung, ini karena wali kotanya agak gesit juga, dukungan pembiayaan pembangunan dari mana-mana, itu jumlahnya hampir sama dengan APBD-nya sendiri, dua triliun,” tandasnya.

Di akhir paparannya, untuk mendukung keberhasilan pembangunan nasional, Bima mendorong Pemda menjaga konsistensi dokumen perencanaan dan penganggaran. 

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penyelarasan dengan delapan klaster prioritas nasional, kepatuhan terhadap mandatori belanja, inovasi fiskal dan kemudahan investasi, serta penguatan sinergi pembangunan kewilayahan.

Rakorbangpus ini turut dihadiri oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, dan perwakilan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dari seluruh Indonesia.


(Febrian) TN

Rabu, 29 April 2026

SMAN 8 Tamsel Targetkan Kualitas Dan Kuantitas Prestasi Siswa, Kepsek Apresiasi Dan Berharap Pada Atensi Gubernur Jawa Barat


KABUPATEN BEKASI, TARUMANAGARA NEWSSMAN 8 Tambun Selatan memiliki bangunan baru dan Kepala Sekolah baru dalam harapan meraih kesuksesan baru pada suasana baru di Griya Asri 2, Jl. Siaga Raya, Desa SumberjayaKecamatan Tambun SelatanKabupaten BekasiProvinsi Jawa Barat, Rabu (29/04/2026).

Dibawah kepemimpinan Kepala Sekolah SMAN 8 Tambun Selatan yang baru, Sudarno S.Th.I, M.Pd.I. Dimana tercatat terlantik pada awal November 2025 dan menjabat hingga pembaruan data terakhir di 2026. SMAN 8 Tamsel berupaya untuk meningkatkan mutu sekolah dengan menciptakan lulusan yang berkualitas, berkarakter, berdaya saing (lokal maupun global), serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Saya baru menjabat di lantik pada tanggal 29 Oktober tahun 2025 kemaren, pada saat itu SMA 8 masih di Cibitung dekat kali CBL dan sekarang  alhamdulilah sudah mendapatkan bantuan dari Gubernur sehingga mendapatkan gedung baru ini," ujar Sudarno S.Th.I, M.PdI. (29/04) di ruang kerjanya.

Terkait mengenai Visi dan Misi yang akan diterapkan selaku Kepala Sekolah Baru.

"Visi Misi saya adalah bagaimana SMAN 8 ini terus meningkat baik kualitas maupun kuantitas pendidikannya, nah dari segi mutu kita akan terus menggenjot bagaimana pembelajaran itu bener-bener mengimplementasikan pembelajaran mendalam, itu yang pertama," terangnya.

"Nah nanti harapannya..goalnya itu Out-putnya mudah-mudahan semakin kedepan yang diterima Perguruan tinggi negeri itu semakin meningkat dan alhamdulilah memang sudah terlihat kemaren itu ..yang tahun ini, itu yang diterima di perguruan tinggi lewat jalur undangan àda 68. Alhamdulilah sudah sesuai bahkan sedikit diatas ekspektasi kita" sambungnya.

Dirinya juga meyakini bahwa, Sekolah yang di pimpinnya dapat mencapai target yang telah di canangkan. Disebabkan dengan berbagai aspek penunjang yang telah dipersiapkan.

"Saya optimis dengan apa yang menjadi target-tatget kami ini bisa tercapai, yang pertama kita didukung oleh guru tenaga pendidik yang sangat relative muda, kemudian secara profesional sudah mampu mengajar dan mengimplementasikan pembelajaran mendalam. Dengan kekuatan guru dan tenaga pengajar yang muda-muda ini saya harap dapat mempercepat kualitas pembelajaran," tegasnya.

" Yang kedua kita ditunjang oleh soliditas dari Tim Kurikulum dan Kesiswaan terkait dengan penguatan bidang perlombaan baik Akademik maupun non Akademik. Yang diharapkan ketika mereka mendapatkan kejuaraan ..disitu nanti bisa menopang sehingga menunjang keberhasilan  siswa-siswa kita untuk bisa diterima di Perguruan Tinggi Negeri," tambahnya.

Selain daripada itu, faktor pengalaman dan track record yang dimilikinya menjadi pendorong kuat didalam membentuk karakter dan daya saing siswa.

" Kebetulan alhamdulilah, saya ini termasuk guru penggerak angkatan pertama kemudian juga pengajar praktek angkatan ke 5, fasilitator nasional guru penggerak dan juga fasilitator pembelajaran mendalam," ungkapnya.

"Dengan pengalaman yang saya miliki mudah-mudahan bisa saya praktekkan di SMA 8 ini. Sehingga pembelajaran di SMA 8 bisa semakin naik," imbuhnya.

Apresiasi Dan Harapan Pada Atensi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi

Selain apresiasi terhadap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tentang pemberian gedung Sekolah baru. Kepsek SMAN 8 juga berharap agar berbagai usulan seperti penambahan RKB, perluasan Sekolah serta fasilitas lainnya dapat direalisasikan juga guna menambah semangat belajar dan mengajar.

"Harapan saya ketika kita terus mendapatkan bantuan berupa penambahan ruang kelas. Kemudian kita juga menempati fasilitas lahan kita yang masih sangat kecil...mudah-mudahan nanti juga mendapat bantuan dari Pemerintah untuk seperti perluasan lahan. Dengan begitu insyaallahlah dengan bertambahnya fasilitas, itu juga akan semakin memicu semangat para murid-murid kami untuk bisa lebih bergairah lagi didalam mendapatkan prestasi," tutur Kepala Sekolah SMAN 8 Tamsel.

"Alhamdulilah Gubernur kita (Dedi Mulyadi-Red) sangat berpihak kepada dunia pendidikan. Alhamdulilah kita dapat gedung baru 14 RKB, disini juga sudah ada perkantoran...terima kasih bapak Gubernur yang sudah bantu Sekolah kami..mudah-mudahan terus di bantu terus kita," tutup Sudarno S.Th.I, M.Pd.I berharap, seraya tertawa lepas.

Berdasarkan pantauan Awak Media dilokasi. Pembangunan gedung sekolah baru SMAN 8 Tambun Selatan memang untuk lantai tiga belum tergenapi, termasuk untuk pemagaran Sekolah pun masih tersisa kosong di samping maupun belakang Sekolah.


(Iwan Joggie) TN


Rabu, 22 April 2026

Usulan Urgen RKB Dan Pemagaran Tak Kunjung Terealisasi, SMPN 15 Tamsel Minta Plt Bupati Bekasi Segera Evaluasi Kinerja Dinas Terkait

KABUPATEN BEKASI, TARUMANAGARA NEWSSMPN 15 Tamsel yang berlokasi di Jalan Kampung Boek, Desa Sumber JayaKecamatan Tambun SelatanKabupaten Bekasi melontarkan protes keras terntang usulan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan Pemagaran Sekolah yang tak kunjung terealisasi, kendati hal tersebut telah kerapkali di ajukan dan laksanakan survey dari pihak Dinas terkait. Bahkan dipastikan dari pihak Dinas dengan janji akan terealisasi di tahun ini namun ternyata hanya isapan jempol belaka, pada Rabu (22/04/2026).

"Iya artinya sementara ini ternyata masih kurang, karena dari rombongan anak yang belajar yang seharusnya sudah komplit tapi kenyataannya masih kurang banyak kelasnya," ungkap M.Taufiq Airlangga (22/04) saat dijumpai Tim Awak Media di halaman Sekolah.

Pihak SMPN 15 yang diwakili oleh Humas Sekolah M.Taufiq Airlangga menilai bahwa, Dinas PendidikanCipta Karya dan Pemkab Bekasi penuh dengan penawaran janji palsu dan kebohongan.

"Pihak Sekolah secara administratif sudah dia kali ajukan usulan, respon sih ada dari Dinas Cipta Karya dan Dinas Pendidikan bahwa, akan ada pembangunan kelanjutan setelah pembangunan gedung sebelumnya selesai di kerjakan, katanya tahun ini..tahun ini dan tahun sekarang ini, tapi ternyata sampai tahun ini tidak ada..berarti bohong mereka," jelasnya.

Kepedulian Plt Bupati Bekasi Terhadap Pendidikan Dipertanyakan

Lebih lanjut, Ia juga mengutarakan kekecewaannya terhadap Dinas terkait dan Plt Bupati Bekasi Dr Asep Surya Atmaja yang dinilainya lamban dalam merespon kebutuhan sarana pendidikan serta kurangnya kepedulian terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Bekasi.

"Kecewa ya jelas kecewa tapi kalau kekecewaan ke Plt mungkin beliau belum tahu...belum tau keadaan Sekolah kita hari ini...tapi seharusnya Dinas tau dong...kalau dua kali proposal di ajukan untuk pembangunan gedung dan pemagaran ..jadi tidak masuk diakallah kalau tidak tahu..seharusnya ada respon..seharusnya jangan bohong," bebernya.

"Plt Bupati bisa dikatakan pembohong kalau ini tidak terealisasi..dan tahun ini tidak ada, maksudnya biar ada kejelasan..sebab sudah dua kali proposal diajukan dan katanya tahun ini tapi nyatanya bohong. Jadi bisa dikatakan juga Plt Bupati pembohong," tambahnya.

Plt Bupati Bekasi Bekerja Harus Profesional

"Sebagai pemimpin di daerah Kabupaten Bekasi ..ya minimal kalau beliau tidak sempat mensurvey ke Sekolah-sekolah yang membutuhkan bangunan..ya minimal Dinas-dinas terkait harus ada..dan harusnya ada penekanan dari Plt Bupati. Plt Bupati juga kerjanya harus bagus dan luar biasa memperhatikan kekurangan-kekurangan Sekolah-sekolah mana yang membutuhkan bangunan dan pagar. Sedangkan situasinya hari ini pagar sekeliling juga belum ada, kelas kurang dan janji juga tidak ditepati sampai hari ini..demi kecerdasan anak bangsa..visi misinya kan jelas. Jadi kesannya kan Plt Bupati kalau seperti ini tidak perduli dengan pendidikan dan pembohong," ungkap Humas SMPN 15 Tamsel.

Ketegasan Sikap Plt Bupati Bekasi Dinanti

Ia juga mengharapkan Plt Bupati Bekasi, Dr Asep Suryaatmaja dapat tegas dalam mengambil sikap terhadap bawahannya agar Tugas Pokok dan Fungsi (TUPOKSI) Dinas terkait dapat di implementasikan secara optimal serta Profesional.

"Saya berharap kepada Plt Bupati Bekasi, Dr Asep Surya Atmaja dapat tegas dalam membina dan memberikan sangsi kepada bawahannya yang tidak dapat menjalankan tugas serta kewajibannya sesuai ketentuan yang ada. SMPN 15 Tamsel sangat urgensi dengan kurangnya ruang Sekolah menyebabkan para siswa belajar dilapangan Sekolah tepatnya dibawah pohon dan dengan tidak adanya pagar pembatas Sekolah menyebabkan siapa saja dapat masuk ke Sekolah. Bahkan Kambing, Sapi dan Kerbau pun dapat masuk ke Sekolah," pungkas M Taufiq Airlangga.


Terpilih Kembali Jadi Anggota BPD Lambang Jaya, Darju Darmawan.ST : Para Anggota BPD Terpilih Pegang Teguh Amanah Dan Wajib Majukan Desa

KABUPATEN BEKASI , TARUMANAGARA NEWS - Desa Lambang Jaya menggelar acara penyampaian laporan hasil pelaksanaan pengisian anggota BPD Desa ...

NASIONAL


DAERAH